To my dear students (2) : Pilih Siang atau Malam?
Dear students,
Kita biasanya membagi hari kita menjadi 2 bagian besar: malam dan siang. Tapi mana yang lebih kalian senangi: siang atau malam?
Jawaban pribadi saya pastilah malam. Malam kelam nan temaram. Kenapa? Karena malam menghadirkan suasana tertentu yang tidak dapat disediakan oleh siang. Yang pasti, di malam hari kita tidak lagi bekerja. Saya bisa lebih santai, istirahat sambil nonton tv atau tidur. Kalau siang, kayaknya susah ya tidur di kantor? (Kecuali kalau nekat sih...he3).
Malam juga menyenangkan untuk berpergian ke suatu tempat. Pada saat-saat tertentu, kita juga butuh untuk bertemu teman dan ngobrol-ngobrol di warung, kafe, rumah temen atau tempat hiburan. Dan teman memang waktu yang tepat untuk ngobrol, berhaha-hihi sampai larut - bahkan sampai pagi.
Dari sisi kesibukan, kayaknya siang juga berkesan agak ribet. Semua orang bekerja dan bergerak ke berbagai penjuru kota. Semua orang terasa bergegas pergi - entah ke mana. Tapi malam menyediakan diri untuk lebih santai, dan lebih bernuansa intim (intimate) daripada yang lain. Makanya mungkin orang berpacaran lebih enak malam hari, soalnya kalau malam kesannya gimana gitu....(bener nggak penonton?).
Terakhir, kalau Anda sedih dan ingin sendiri - maka malam adalah saat yang paling tepat. Saya pernah punya teman yang begitu berubah jika malam datang. Kalau siang, ia adalah orang yang semangat, happy dan easy going. Tapi kalau malam, topeng itu lepas dan yang tertinggal adalah sosok yang suka kesepian dan begitu....rapuh. Jadi malam juga menyediakan diri untuk menelan kesedihan dan kepedihan kalian.
Ah, malam. Gimana menurut Anda? Pilih siang atau malam?..Ayo, ditunggu comment-nya yah.
Baca selengkapnya!
Kita biasanya membagi hari kita menjadi 2 bagian besar: malam dan siang. Tapi mana yang lebih kalian senangi: siang atau malam?
Jawaban pribadi saya pastilah malam. Malam kelam nan temaram. Kenapa? Karena malam menghadirkan suasana tertentu yang tidak dapat disediakan oleh siang. Yang pasti, di malam hari kita tidak lagi bekerja. Saya bisa lebih santai, istirahat sambil nonton tv atau tidur. Kalau siang, kayaknya susah ya tidur di kantor? (Kecuali kalau nekat sih...he3).
Malam juga menyenangkan untuk berpergian ke suatu tempat. Pada saat-saat tertentu, kita juga butuh untuk bertemu teman dan ngobrol-ngobrol di warung, kafe, rumah temen atau tempat hiburan. Dan teman memang waktu yang tepat untuk ngobrol, berhaha-hihi sampai larut - bahkan sampai pagi.
Dari sisi kesibukan, kayaknya siang juga berkesan agak ribet. Semua orang bekerja dan bergerak ke berbagai penjuru kota. Semua orang terasa bergegas pergi - entah ke mana. Tapi malam menyediakan diri untuk lebih santai, dan lebih bernuansa intim (intimate) daripada yang lain. Makanya mungkin orang berpacaran lebih enak malam hari, soalnya kalau malam kesannya gimana gitu....(bener nggak penonton?).
Terakhir, kalau Anda sedih dan ingin sendiri - maka malam adalah saat yang paling tepat. Saya pernah punya teman yang begitu berubah jika malam datang. Kalau siang, ia adalah orang yang semangat, happy dan easy going. Tapi kalau malam, topeng itu lepas dan yang tertinggal adalah sosok yang suka kesepian dan begitu....rapuh. Jadi malam juga menyediakan diri untuk menelan kesedihan dan kepedihan kalian.
Ah, malam. Gimana menurut Anda? Pilih siang atau malam?..Ayo, ditunggu comment-nya yah.
Baca selengkapnya!
