.comment-link {margin-left:.6em;} span.fullpost {display:none;}

ruang santai

Sunday, September 24, 2006

Ramadhan ini...

Setiap kali berjumpa dengan Ramadhan, biasanya ada sebuah paradox yang saya rasakan. Pertama sebenarnya senang karena ini adalah bulan yang penuh berkah, tapi juga was-was karena

juga mulai menghitung berapa kali lagi Ramadhan yang bisa saya temui. Buat saya Ramadhan mempunyai beberapa segi yang menarik, antara lain :
1. Di bulan ini, waktu saya masih tinggal dengan ortu, adalah bulan dimana kami sekeluarga bisa makan bersama-sama di meja makan. Sebelumnya, karena kesibukan kami biasa makan sendiri-sendiri di sekolah atau di kantor.
2. Di bulan ini, tidur menjadi sesuatu yang istimewa karena ia menjadi sebuah ibadah. Akibatnya, banyak teman-teman yang asyik tidur di mesjid ataupun perpustakaan.
3. Rajin ke mesjid untuk terawih sambil.....ngueceng. Apalagi kalau mesjidnya di mesjid kawasan yang terkenal agak elit lah. Wah, cuci mata sekalian menyerap ilmu dari penceramahn dan bersyukur masih punya sepasang mata yang bagus dan sehat.


Baca selengkapnya!

Wednesday, September 06, 2006

Awal yang Baru

Setiap hari adalah hari yang baru. Jujur, setiap hari saya berusaha untuk memulai hari dengan keadaan yang (kalau bisa) fresh. Memfokuskan diri pada hari ini, membuat kita bisa menghargai kemarin, berorientasi besar pada hari ini dan ingat pada rencana-rencana kita di masa depan. Kadang-kadang (eh, kebanyakan sih) saya malah jadi nggak terlalu inget dengan masa lalu dan masa depan.

Pagi dimulai dengan mengucap syukur. Mengapa tidak? Bukankah kenikmatan untuk merasakan pagi adalah sebuah anugerah yang luar biasa besar. Banyak kan orang di dunia yang pada saat ini, tidak bisa lagi merasakan indahnya pagi. Entah karena ajal menjemput, sakit yang berkelanjutan maupun tragedi-tragedi personal lainnya.

Memang, sepertinya penting untuk mengingat bahwa :

Yesterday was a dream and tomorrow is only a hope. All we really have is : now.

Hope that you have a wonderfull morning!


Baca selengkapnya!